Memaparkan catatan dengan label Osama bin Laden. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Osama bin Laden. Papar semua catatan

Jumaat, 6 Mei 2011

Pengebumian jenazah di laut satu penghinaan


Pengebumian jenazah pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden di laut dianggap sebagai satu penghinaan kepada umat Islam, kata Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Jamil Khir Baharom.
Beliau berkata hal seperti itu tidak wajar berlaku dalam apa keadaan sekalipun kerana jenazah perlu dihormati. "Kita tahu pengurusan jenazah dalam Islam, ia perlu diuruskan dengan cara yang sewajarnya.
"Zaman (umat Islam menunaikan haji dengan menaiki) kapal dulu, betullah (jenazah dilepaskan) masuk dalam laut tetapi zaman hari ini, (dikebumikan) atas darat. Jadi, ini sebagai satu perkara yang merupakan satu penghinaan kepada umat Islam. "Saya rasa demikian untuk pengebumian jenazah sebab kita perlu menghormati jenazah itu juga," katanya kepada pemberita di sini hari ini. Beliau berkata demikian ketika diminta mengulas mengenai jenazah Osama yang telah dikebumikan di utara Laut Arab dari atas geladak kapal pengangkut pesawat milik Amerika Syarikat, selepas dimandikan dan dilaksanakan mengikut cara Islam.

Sumber dari bharian.com.my

Khamis, 5 Mei 2011

3 'O' yang sedang hangat diperkatakan.....

OSAMA



1 Mei 2011, masyarakat dunia dikejutkan dengan suatu berita tentang kematian Osama Bin Laden selepas suatu serangan udara yang dilancarkan oleh tentera Amerika Syarikat. Presiden Amerika Syarikat juga mengesahkan kejadian itu.


OBAMA


Presiden Barack Obama mengumumkan kematian pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden dalam pertempuran bersenjata dengan pasukan tentera Amerika Syarikat di Pakistan.  Obama kononnya berpendapat Kematian Osama bin Laden telah menandakan kejayaan terbesar sepanjang 10 tahun peperangan AS terhadap keganasan yang dilancarkan selepas serangan 11 September, yang melihat Amerika dibelenggui dengan dua peperangan, dan mengubah banyak aspek kehidupan AS.


OMEGA



Jam tangan Omega yang kononnya berkait dengan video skandal seks Ketua Pembangkang PKR Anwar bin Ibrahim.  Jam tangan Omega tersebut dikatakan milik beliau dan sama dengan palaku dalam video tersebut.
Malah ia menjadi kemarahan Anwar apabila ditanya oleh seorang wartawan wanita yang meminta jawapan Anwar sendiri berkenaan perkara tersebut.  Dah hampir beberapa mimggu berlalu sidang media Anwar Ibrahim yang pada waktu itu menyatakan bahawa Jam Tangan Omega nya berada di dalam simpanan Kak Wan Isterinya. kak Wan pula berdiam diri tampa mengiyakan apakah benar Jam Tangan Omega itu di simpan Anwar Ibrahim.

Rabu, 4 Mei 2011

5 Alasan kenapa Mayat Osama Dihayutkan Ke Laut



Beberapa alasan  meneggelamkan jasad Osama ke Laut.

1.    Tidak ada satupun Negara yang mau menerima jasad teroris.
2.    Menghindari timbulnya pencarian jasad Osama
3.    Menghindari timbunya mitos-mitos di kemudian hari.
4.    Menghindari upaya pencurian organ-organ Osama
5.    Menghindari terjadinya kepemilikan nilai-nilai historis dan heroism Osama bin Laden sebagai Pahlawan milik suatu Negara atau suatu Bangsa di kemudian hari.

Alasan pertama, tidak satu pun Negara yang mau menerima penguburan jasad teroris nomor wahit dunia, kelihatannya sebuah kesimpulan yang terlalu berlebihan. Masalahnya, jasad Osama bisa dikuburkan di kubur di manapun. Apalagi di Negara Arab yang tidak mengenal lokasi kuburan seseorang. Bahkan seorang Raja  pun kadang diketahui lokasi Kuburannya lagi karena yang ada hanya seonggok batu nisan.
Jika Osama dikuburkan di sebuah lokasi de Negara tertentu dapat digunakan penjagaan beberapa tahun hingga diapstikan jasadnya telah benar-benar hancur dan tertinggal hanya tanahnya saja.

Alasan kedua, menghindari pencarian jasad Osama oleh para pengikut setianya. Bisa saja memang ini terjadi. Akan tetapi para pengikut Osama adalah orang-orang Arab Sunni yang pada umumnya tidak mengkeramatkan kematian dan mayat sesorang. Kuburan tak begitu penting bagi mereka, apalagi tulang belulang. Tidak menarik mengunjungi kuburan Osama bahkan tidak akan tahu di mana kuburan Osama itu berada.

Alasan ke tiga, menghindari mitos-mitos di kemudian hari. Ini memang bisa saja terjadi, misalnya ada mitos yang menyebutkan “Barang siapa yang berziarah dan mengambil seonggok tanah di kuburan Osama maka akan mudah rezekinya dsb.” Tapi ini bukan urusan AS bukan? Kita tahu bahwa AS tidak tertarik dengan pola-pola mistik, klenik dan tradisionalistik seperti itu. Jadi itu bukan urusan mereka jika kekuatiran seperti itu terjadi.

Alasan ke empat, menghindari pencurian organ-organ Osama. Kekuatiran ini memang sedikit obyektif meskipun terlalu berlebihan. Organ Osama bisa saja menjadi incaran para petualang-petualang sejati  ilmu pengatuhan bidang kedokteran Kimia, Bilogi dan sebagainya. Mereka tentu penasaran ingin melihat dan mengetahui siapakah Osama itu melalui pemeriksaan forensik, tes DNA dan tulang-tulang serta gigi Osama. Bahkan mereka ingin melihat apa isi otak Osama baik kandungan volumenya maupun jenisnya. Mereka para vlountir di bidang ini ingin mengetahui mengapa seorang Osama yang kaya raya rela menjadi miskin, menderita dan berani menentang AS dan menjadi teroris Number One di dunia.
Kekuatiran nomor empat di atas juga berlebihan, sebab jika dapat dijaga dengan baik selama beberapa tahun oleh Negara yang menerima jasadnya di bawah kendali AS, tentu hal itu tidak akan terjadi, bukan? Kecuali memang untuk kebutuhan dan kepentingan ilmu pengetahuan bagi AS dan koleganya sendiri.

Alasan ke lima adalah, menghindari kepemilikan historis dan heroism bangsa atau Negara tertentu. Ini juga kuang tepat karena separah apapun kejahatan ummat manusia terhadap suatu Negara lain tidaklah menjadikan yang bersangkutan dianggap sebagai pahlawan.
Ingatlah bagaimana buasanya Jenghis Khan, Khubilai Khan, Napoleon Bonaparte, Mussollini bahkan Hitler sekalipun, tidak ada yang berebut menjadikannya sebagai pahlawan ataupun martir dari beberapa Negara. Tak ada keributan antara China dan Mongolia dalam menempatkan Jenghis Khan, tak ada keributan antara Jerman dan Italia dalam menolak Musollini dan Hitler, tak ada juga penolakan Inggris dan Perancis dan menguburkan Napoleon Bonaparte dan sebagainya, termasuk Lakamana Yamamoto yang membombardir Pearl Harbour dengan menewaskan pasukan AS jumlah besar dalam PD-2 di kepulauan Hawai.
Apakah karena pelakunya itu adalah panglima, atau apakah karena kepala Negara, atau karena antara Negara-dengan Negara? Soal yuridis itu bisa saja benar jadi alasan, tapi secara defakto mereka adalah pemimpin kelompoknya seperti Jenghis Khan yang terkenal itu.